Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Curhatan, Curasi, Dramatisasi dan Tingkah laku gue sehari-hari yang dikemas dalam tulisan.:P

Vent 137 - KKN Agrowisata Batu part.1 - final



"Kusuma Agrowisata berlokasi di kota Malang tepatnya di daerah Batu. Kota Batu terletak sekitar 19 km dari Kota Malang dan berada pada ketinggian 680 – 1700 m di atas permukaan air laut menjadikannya terkenal sebagai kota tujuan wisata, salah satunya adalah Kusuma Agrowisata. Kusuma Agrowisata didirikan pada tahun 1989 pada area seluas 12,80 ha dengan rincian 10 ha ditanami apel dan 2,80 ha ditanami jeruk"
 
My Team
Terhitung dari tgl 19 Januari - 19 Februari 2014 aku KKN di Agrowisata, Batu. Saat hari pertama aku sudah mendapat bagian nge guide beberapa tamu lokal dan tamu dari korea. Awalnya disini agak membuat aku gugup tapi lama-kelamaan aku jadi sangat terbiasa. Saking terbiasanya sampai rasa bosan pun ikut muncul di hatiku. Selama 30 hari kerja, tiap hari selama 8 jam, dan sekali jalan nge guide bisa 2-3 jam. Kalau terhitung cepat biasanya Hari sabtu-minggu aku bisa nge handle 4 kelompok wisata tapi kalau bicara tentang hari senin-jumat cuma sampai 2 kelompok wisatawan untuk aku sendiri.

pengeluaran ku untuk kkn di agro adalah bayar sebanyak 250rb (makan siang selama 30 hari dan sertifikat). Karna ini bersifat seperti pengabdian jadi kami tidak dibayar. Tapi di agrowisata ini muncul fenomena yang membuat aku dan teman laiinya termotivasi yaitu "tip" biarpun bukan tujuan awal kami untuk mencari uang tapi Alhamdulillah rejeki disini juga dilancarkan yang maha kuasa. Sehingga modal awal sebelumnya kembali 3 sampai 4 kali lipat x_x". 

Kendala yang aku hadapi selama bekerja disini adalah:
-wisatawan yang sok tau
-wisatawan yang ngomel sepanjang jalan
-wisatawan yang menyesal berkunjung di tempat ini dan menyalahkan pihak agro
-wisatawan yang ternyata tidak berniat berwisata -_-"
-wisatawan yang sukanya menguji kesabaran para guide
-para guide yang bosan menunggu wisatawan :p
-dan rekan tim yang agak malas menulis laporan :p 

Keuntungannya adalah:
-mendapat informasi cara berkebun buah dan sayuran

-tipe wisatawan itu bermacam-macam dan bagaimana cara menanganinya
-menganal flora dan fauna
-produksi sari apel
-full support dari para karywan senior yang kerja disini
-diskusi wirausaha bersama pemilik Agrowisata Ir. Edy Antoro.
-dapat makan selama sebulan :p
-wisata gratis selama sebulan waktu KKN :p

Selain mengasah ilmu berbahasa ternyata aku juga mendapatkan pengetahuan tentang berkebun dan wirausaha dalam perkebunan, industri, pariwisata.

kesimpulannya  bagi saya Agrowisata tempat yang bagus dan nyaman serta rekomendasi bagi yang ingin terlibat dalam dunia pariwisata, perkebunan, kesehatan dan industri.
Agrowisata

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Vent 136 - KKN Agrowisata Batu part. 0

Sudah lebih setengah tahun aku tidak menulis di blog ini. Setengah tahun ini fokusku telah berubah akibat aliran waktu yang begitu cepatnya. Dan setengah tahun ini juga aktifitas kuliahku berjalan dengan sangat baik. Alhamduliilah peningkatan yang bagus pada sisi akademikku.

Setengah tahun terakhir ini aku melakukan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang bagi mahasiswa FIB wajib dilaksanakan sebelum mengambil Skripsi. KKN di FIB bebas memilih sendiri dimana perusahaan/instansi terkait yang ingin  kita tuju. Awalnya aku kepikiran untuk mengirim proposal ke Banjarmasin saja tetapi temenku mengajak untuk kkn di Surabaya (export-import). Ketika ada sedikit masalah dengan tempat itu akhirnya aku membuat destinasi sendiri ke Agrowisata, Batu.

Saat itu tanggal jatuh tempo pengumpulan blanko dan proposal KKN tinggal 5 hari lagi.  Secepat kilat aku mengajak beberapa teman-teman ku yang kiranya sudah "ready" (memenuhi persyaratan jumlah sks dsb).

-Wahyu Ramadhan
-Erfian Ridho A

-Dewo Restoe Poetra S

Aku membuat proposal kilat setengah hari. Hari terakhir pengumpulan blanko KKN dengan izin yang maha kuasa akhirnya semua nya dilancarkan dan besoknya aku langsung menuju agro menyerahkan proposal.


H-2 masuk kerja di Agrowisata aku dan Dewo (rekan kerja) mencari kos di perkampungan atas samping Agro. Mendapat kos dengan fasilitas lumayan (pemilik. bu Yuni) besoknya aku dan temen-temen lainnnya mengadakan survey lapangan ditemani senior disini. Pa Yono selaku personalia mengatakan kalau kami bisa masuk dari besoknya. Setelah berbekal cukup banyak fisik dan mental akhirnya kami akan melakukan kegiatan KKN di Agrowisata Batu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Vent 135 - H-1 It's not feel right

Kenapa semakin dekat dengan waktu keberangkatan pikiran jadi semakin tidak karuan..
selalu saja seperti ini -_- padahal sebelumnya pengen banget balik ke Malang,

apakah orang lain juga merasakan hal ini ya? 

Aku masih bingung sama perasaan aneh ini.. perasaan yang muncul ketika akan bepergian.

Dan sekarang kepercayaan diri ku turun banget --a, 

Malam ini muncul 1 pertanyaan,, 
"apakah suatu masalah akan selesai cukup dengan kesabaran?"
aku masih bingung dengan maksud dari sabar ini sebenarnya seperti apa? apakah kita harus mengikuti emosi dan menyelasaikannya dengan cara tsb? 

Aku jadi merasa tidak benar ketika lingkunganku memperlihatkan hal seperti itu. Menurutku kalau kita kehilangan kesabaran dan mengikuti emosi ya pasti semuanya akan kacau.

Ali bin Abi Thalib berkata:

Posisi sabar bagi iman seperti posisi kepala bagi tubuh.Jika kepala terputus maka matilah badan. Ketahuilah, tidak beriman orang yang tidak sabar.

btw besok berangkat nih, prepare prepare.. aku harus tetap bersabar.. meskipun dunia terus menggoda ku :D!



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Vent 134 - H-2

Tinggal 2 hari lagi nih.. omg! 

Apaan yang 2 hari? yang pasti bukan paket inet ye, 

Sudah sip n ready buat berangkat n back to dunia perkuliahan T.T

apa my feeling aja yah, kok temen2 disana kayak nya lagi nyariin aku banget :v (hee) 
semoga hari jumat nanti pas balik kontrakan rapi n bersih! (mess up!). 

Teman-ku berkata kalau kami yang merantau ke pulau sebelah itu serasa kayak di penjara. sampai2 temenku suka banget sama lagunya greenday yang judulnya "wake me up when september-october-november-desember ends!"

Jadi ceritanya kami ini kayak narapidana yang disuruh semena-mena oleh sipir-(dosen golongan hitam) dan napi2 penguasa disana, tapi karena itu juga aku harus menerobos penjara ini! (maklum baru selesai nonton prisonbreak :v). 


Cuma 1 yang meng-khawatirkan.. K.R.S! kemarin krs ku beneran beres gak ya?? dengan bermodal nekat, menitipkan mandat sama salah satu temen yang dipercaya, untuk mengurus krs ku -.- . kemarin ga minta stamp ktm lagi, artinya ktm aku semester ini gak verified n mungkin ga bisa masuk ke perpus nih!! (biasa,, anak rajin soalnya ;D rajin ngobrak-ngabrik perpus!) dan juga nanti kalau ada yang minta keterangan di TU nya kampus KTM ku sudah kadaluarsa dong! mahasiswa mana saya!??! 

Padahal kemarin seharusnya sempat aja ku titipin krsnya ama temen waktu di Palangka --" tapi keburu pergi dia :v *hope that next semester I would stamp it no matter what (double stamps!). 

wah harus cepet mandi nih hari ini harus ke smasa. Ngumpul ama temen2 hopefully menjadi ajang bertukar resolve! 

Singkat kata pokoknya setelah nyampe disana : jumat ngambil motor dulu, sabtu futsal n  hari minggu nya langsung nyemplung di Cangar deh (sebelum masuk kuliah!) 

A miracle! jadwal kuliah ku cuma 3 hari (selasa, rabu, kamis) n penuh semua!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Vent 133 - Ranu Kumbolo : Part 3

Ranu Kumbolo part 3

Pukul 10.00 wib kami sudah membersihkan lokasi perkemahan dan satu hal lagi yang membuatku kesal adalah sampah kami kok banyak banget ._.” (sampah tidak boleh di tinggalkan di lokasi perkemahan). Karena semuanya kelihatan sudah pada cape dan lelah banget, akhirnya aku sendiri yang nyalonin diri buat bawa itu sampah.



Kami janji ketemu jeep di ranupani jam 1 siang tapi start dari ranu kumbolo pukul 11.00 -_-“ . Tiba-tiba muncul  ide gila untuk mengambil jalur berbeda! Pertama aku ragu juga sih jalur ini melewati padang rumput yang luas dan rada berbahaya kalau sampai tersesat. Karena aku berada di paling depan aku ketemu sama porter (orang yang biasa di bayar untuk membawakan barang) datang dari arah kami. Kemudian aku bertanya benarkah jalan ini tembus ke Ranupani? -_-“ ternyata memang benar katanya tinggal ikuti jalur ini aja sampai ke bukit sana.

Setelah melewati padang rumput yang luas akhirnya sampai juga di bukit pertama. Jalan sudah sangat berbahaya karena sekitar kami sudah di selimuti kabut (awan mungkin yeh) jadi kami istirahat dulu disana. Aku juga rada jengkel ama sampah yang ku bawa di belakang (di iket di carrier). Istirahat lalu kami mulai lanjut lagi dari sini perjalan benar-benar mendaki terus menerus (jalur mendaki yang berbahaya buat orang awam). Sampai akhirnya regu kami sudah ada yang sebagian jauh di depan ada yang sebagian tertinggal di belakang. Tapi setalah sampai di checkpoint pertama semuanya istirahat disana (benar-benar bahaya banget ini jaluir ga ada keterangan sama sekali). Aku aja sudah berpikir apakah kami bakal sampai ke Ranupani melihat jalur yang datang dari segala arah.



Hari sudah mulai mendung. Kami ingin lanjut,  kemudian datang rombongan dari Bekasi. Mereka juga beristrahat disana. Mereka dari summit jam 11 turun kesini dan ketemu ama kami (perbedaan yang signifikan kalau kami dari ranu kumbolo :p). Akhirnya dari sini kami bareng ame mereka. Mereka bawa guide, so itu jadi harapan buat kami juga sihh :p.

Perjalan terus naik, tebing-tebing yang curam, cuaca udah mulai hujan.  Ketua kami membagi regu menjadi 2. Saat itu aku berada di puncak bukit bersama ka Ahmad dan Alfian menunggu teman-teman yang masih ketinggalan jauh di depan. Akhirnya aku di suruh ke depan biar pas 6 orang. Jadi regu di depan itu aku, Alfian, Nana, Amel, Atikah, Evy sedangkan yang di belakang adalah Ka Ahmad, Inez, Kreshna, Yufan, Merrys, Nurul.

Masalahnya adalah aku sudah ketinggalan jauh ama rombongan depan akhirnya aku bergegas turun (dari sini jalur nya turun terus sampai kaki serasa sudah ga kuat menahan bobot badan K).

Cerita ini adalah cerita aku yang sedang berjalan sendiri di tengah lembah pegunungan semeru. Waktu kesendiriaan itu aku sudah mulai parno sama alam sekitar yang membuat ku merinding (sendirian). Aku benar-benar mendengarkan suara alam disini takjub juga tapi aku harus cepat menyusul barisan depan (di barisan depan ada temen-temen kami + orang-orang dari bekasi itu). Saat itu aku melewati jalan bercabang yang satunya sengaja di tutup pakai tali rafia. Jadi aku langsung mengambil jalur kanan menurun (sebelumnya aku teriak dulu kebelakang  “ Ambil jalur kanan!!!” biar di belakang mendengar *semoga ). 

Aku lanjut terun menuruni bukit . Kaki ku sudah tidak kuat untuk menahan bobot tubuh, carrier, sampah. Akhirnya aku juga mengambil istirahat sebentar (sebenarnya aku agak takut juga kalau ada hewan liar yang menyerang ku -_-“ aku jadi parno dan sering liat kebelakang tapi Cuma hutan belantara). Grup di depan sama sekali belum terlihat. Setelah istirahat sebentar aku langsung lanjut mencari grup depan yang hilang entah ke mana itu. Sempat terbesit apakah jalur yang ku ambil tadi sudah benar ya? ._.”. Hari mulai hujan lagi dan awan sudah mulai menutupi jalur pegunungan dan ini tentu saja membuat aku semakin cepat menuruni bukit.

Karena kekuatan kaki ku sudah di ambang batas aku Cuma bisa mengerem dengan menjatuhkan /menghempaskan tubuhku ke pohon-pohon besar sekitar. Seraya melihat kebelakang kalau saja regu belakang sudah berhasil menyusulku tapi itu nihil sekali (wujud mereka saja tidak terlihat).  Akhirnya kuputuskan untuk segera bergegas mencari regu depan sebelum aku semakin paranoid sama keadaan ini.

Setelah menaiki satu bukit akhirnya aku melihat teman-teman sudah berada di BUKIT SEBERANG!!!! (Hell JAUH BANGETT!!). Mereka melihat ku dan memanggil manggil namaku, tetapi aku Cuma bisa melambaikan tangan (cape banget nyusul mereka!). Lalu dengan segera aku berlari kesana dan sudah tidak peduli lagi dengan batas kaki ku. Akhirnya aku sampai juga dan grup depan lengkap 6 orang. Aku yang sudah hampir sekarat itu Cuma terduduk mengumpulkan tenaga. Atika kemudian mengambil sampah dan berniat menolong membawakan itu. Aku bangkit lagi dan ikut berjalan bersama regu dari bekasi ini (Perjalanan masih panjang).   Hujan deras mulai menghantam kami. Aku tidak membawa jas hujan, Cuma jas hujan yang dipinjamkan Yufan yang menyelamatkanku.

Singkat cerita aku dan grup depan menandai jalan yang kami lalui agar yang di belakang tahu arah tujuan *semoga. Lalu kami istirahat sebentar diperkebunan warga sambil makan makanan yang tersisa di tas masing masing. Lalu lanjut lagi dan hari mulai gerimis lagi.

Jam 15.20 wib kami sampai di Ranu Pani (terharu banget waktu sampai ini TT). Ternyata kami sudah memangkas waktu perjalanan yang di perkirakan 7 jam ternyata kurang lebih 5 jam sudah sampai dengan melewati jalur hell itu.

Sekarang tinggal menunggu regu belakang yang belum muncul-muncul. Setelah kurang lebih 1-2 jam akhirnya mereka sampai juga.  Dari muka mereka terlihat lelah yang luar biasa (mereka membawa carrier besar untuk tenda dan sejenisnya).

Kami makan-makan terlebih dahulu, mengumpulkan tenaga terus naik jeep dan pergi dari tempat itu kembali ke tumpang mengambil motor. Tapi empunya rumah belum balik jadi di tumpang kami menunggu lagi sekitar beberapa jam. Akhirnya kembali ke malang sekitar pukul 22.00 Wib. Waktu sampai di Malang Cuma 1 hal yang ada dalam pikiranku istirahat .

Setelah itu berakhirlah perjalan ku ke Ranu Kumbolo.


Semua Cerita ini tidak ada apa-apanya dengan apa yang sebenarnya terjadi di Ranu Kumbolo ;P
Tutorial dan tips bagi pemula nih yang mau kesini silakan kunjungi blog TutorialHarian

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Vent 132 - Ranu Kumbolo : Part 2

Ranu Kumbolo part 2



Sekitar pukul 22.00 – 23.00 wib Terdengar suara beberapa orang yang mungkin sedang berkemas memindahkan tenda. Suara angin yang menyapu bumi Ranu Kumbolo juga terdengar menyapu tenda kami. Aku terus mencoba untuk tidur. Terbangun aku menyadari kalau suhu semakin dingin (di bawah 10derajat). Menurut palang yang ada di depan dingin bisa mencapai 4derajat dan saat aku terjaga sekitar jam 2 dini hari aku merasakan kalau lubang hidung ku rada ber-air. Ternyata hal itu di sebabkan oleh embun yang masuk dan membasahi rongga hidungku. Ditambah dengan aku yang kebelet pipis akhirnya aku mengubah posisi menjadi duduk dan membuka sleeping bag yang menurutku lumayan mengganggu itu.

Aku berdiri di tenda dan menyadari ventilasi atas terbuka keduanya. Dengan segera aku tutup keduanya tapi hal tersebut tidak bisa membantu sama sekali. Cuaca tetap dingin menusuk kedalam tulang. Berbarengan dengan itu kreshna (joni panggilannya) juga bangun, dari jam 2 itulah aku sudah tidak ingin kembali tidur. Kemudian Atika juga bangun dan Ka Ahmad juga ikut terjaga.

Aku yang dari tadi kebelet pipis akhirnya keluar tenda dan merasakan dingin yang 2-3 kali lebih pekat daripada berada dalam tenda. Aku sedikit terhuyung menuju selatan tenda sendirian (ngomong-ngomong aku berani juga yee sendirian ke lokasi deket lembah -_- padahal lokasi cukup terang gara2 sinar rembulan).

Di tenda kami Cuma mengisi waktu dengan bercerita-cerita sampai sang fajar menampakkan dirinya. Nah saat itulah aku mulai bingung. Katanya sunrise akan kelihatan tapi di lokasi camp kami tidak terlihat sama sekali ._.” . Pukul 6.30 kami (Ka Ahmad, Joni, aku, atikah, evy, nana, amel, alfian) jalan-jalan ke sisi danau yang lain dan benar saja tempat di sebelah kami lah ternyata The Real Ranu Kumbolo?!? Di lokasi ini lebih banyak camp dari pada tempat kami memasang tenda -.-“.

Disini terdapat sebuah tanjakan yang katanya memiliki cerita menarik (mitos-nya) yaitu “Tanjakan Cinta” konon katanya kalau ada orang yang sedang menaiki tanjakan ini sambil memikirkan seorang yang dia sukai tanpa menoleh ke belakang maka akan tercapai hal tersebut. Kemudian kalau ada pasangan yang sedang menaiki tanjakan ini dan ternyata malah menoleh kebelakang maka hubungan mereka akan putus di tengah jalan” ;D hahaha. (detailnya search di gugle yeh).  Aku mencoba apakah hal itu benar dengan keyakinan yang kuat aku mendaki tanjakan itu. Parah juga, cape banget coy!! Tanjakannya beneran berat -_-“ apalagi ka Ahmad yang sudah duluan sampe di atas neriakin kami sembari melucu mengatakan “ayoo semangaaat rek, semangaat.. eh tunggu dompet siapa tuh yang jatuuh?? :p” -__-“. Tapi Tanjakan cinta berhasil kutaklukan dan apakah cerita cinta saya juga berhasil? Itu beda ceritanya ntar :v hahaha

salah satu video yang di Rekam terkait perjalanan kami mendaki tanjakan cinta ini yang mau liat monggo di klik link (youtube) di bawah ini


Pukul 8.00 Kami kembali ke Lokasi Camp dan makan untuk mengumpulkan tenaga.   Kalau di real ranu suhunya agak hangat dan enak sih kalau menurutku. Tapi saat kembali ke lokasi camp suhunya langsung kembali dingin :v. Banyak rombongan dari summit yang turun kembali dan melewati tenda kami. Hal itu di jadikan moment untuk foto bersama (khususnya untuk para pendaki dari Malaysia ;v).


Pukul  11.00 kami start berangkat untuk pulang ke ranu pani. Perjalanan pulang dengan perkiraan waktu 7 jam ini ternyata berubah menjadi cerita lain. Inti dari cerita perjalanan kami pun lebih banyak di ceritakan saat perjalan pulang ini. Karena Rombongan kami yang semuanya termasuk pemula ini mengambil resiko dengan memakai jalur shortcut yang berbeda dari jalur sebelumnya.. dan ternyata jalur ini lebih berbahaya dan menyesatkan..


-end of Ranu Kumbolo part 2-

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Vent 131 - Ranu Kumbolo : Part 1

Ranu Kumbolo part 1

"Ranu Kumbolo adalah sebuah danau gunung di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Letaknya di Pegunungan Tengger, di kaki Gunung Semeru. Dalam Bahasa Jawa, ranu berarti danau, sementara kumbolo berarti berkumpul. Jadi secara harfiah Ranu Kumbolo berarti danau tempat berkumpul. Terletak 2400-2600m diatas permukaan laut."



Liburan semester ini aku melakukan pendakian ke Semeru. Tujuan pendakian ini adalah untuk nge camp di Ranu Kumbolo.  Jadi cerita kali ini menceritakan perjalanan ku yang newbie abis bareng temen-temen  yang hampir 50%nya “pertama kali melakukan pendakian dan camping 2 hari 1 malam. So mungkin cerita ini berguna bagi kalian yang ingin mendaki semeru khususnya Ranu kumbolo.

Start dari Kota Indah bernama Malang dengan menggunakan sepeda motor (6 spd) 12 orang (Alfian, Kreshna, Ahmad, Yufan, Merrys, Atika, Evy, Inez, Nurul, Nina, Amel dan aku) kami menuju tumpang  (pasar tumpang). Kemudian menitipkan motor di rumah temennya Nurul dan dilanjutkan dengan menaiki jeff yang langsung mengantarkan kami ke Ranupani (Tempat Start Pendakian).

Sampai disana aku menunggu beberapa puluh menit karena yang lain sedang mengurus surat ijin masuk. Aku sendiri berkeliling melihat-lihat tempat sekitar dan kebanyakan disana terdapat warung dan toko souvenir. Setelah pengurusan surat ijin selesai kami setuju kalau Ka Ahmad menjadi leader di pendakian kali ini. Dengan perkiraan sampai di lokasi dalam waktu 4-5 jam kami pun berdoa terlebih dahulu.

Start Pukul 11.00 wib kami melakukan pendakian. Jalur umum pendakian sudah jelas dengan palang-palang penunjuk jalannya jadi tidak bakalan tersesat. Awalnya semuanya pada bersemangat tapi lama ke lamaan masalah mulai bermunculan. Si nurul dan Inez sakit padahal belum satu jam perjalanan ._.” . Akhirnya kami membuat beberapa tongkat untuk membantu perjalanan. Setelah kurang lebih 2-3 jam akhirnya tiba juga di Pos 1. Anak-anak langsung beristirahat di tempat itu (exhausted banget mereka :v soalnya dikiranya itu sudah pos ke dua.. hahaha). Aku sudah merasa kasihan dengan 2 orang yang membawa 2 carrier besar kemudian aku menjadi voulenter untuk membawa salah satunya (gila berat banget!!).  Kami juga berpapasan dengan para pendaki yang  turun dan saling menyemangati 1 sama lain :D  (sampai-sampai ada artis yang juga mendaki -  mencolok banget -_-“)

Perjalanan sudah memakan waktu 5 jam. Melewati perkiraan yang kami harapkan dan itu baru mencapai pos ke 2 (sering berhenti soalnya --). Hari sudah mulai gelap dan itu sangat berbahaya bagi pendaki awam (bagi semua pendaki laa ._.) ketika mencapai pos 3 kami tidak berlama-lama dan langsung melanjutkan perjalanan. Oh iya kami juga sudah sampai berada di ketinggian 2300m (sudah berada di atas awan ;) ). Teman-teman pada takjub pada pemandangan itu tapi aku malah acuh sama hal itu :v hahaha (energi sudah hampir pada batasnya).

Teman-teman semuanya sudah desperate banget karena destination tidak pernah terlihat. Saat kami memutuskan untuk tidak menyerah (aseekk) akhirnya Danau Ranukumbolo mulai terlihat!! (heaven banget T.T). Sayangnya tempat camp ada di sisi lain posisi kami pertama melihat danau. Akhirnya mengitari danau ranu yang luasnya banget pake kuadrat itu. 



Finish pukul 18.30 di Ranukumbolo (hampir 8 jam!!!). Kami pun membangun tenda. Agak lama membangun tenda karena hari sudah malam dan agak kesusahan melihat lokasi. Sebenarnya kami membawa 2 tenda dome besar tapi Cuma kepasang 1 karena sudah ga tahan ama dinginnya lokasi ini. Akhirnya 12 orang + barang masuk ke tenda yang kapasitas Cuma 8-10 orang itu. Hari sudah semakin malam dan suasana sudah semakin mencekam, apalagi ka Ahmad cerita tentang "legenda danau ranu, katanya dulu ada wanita yang meninggal di dalam danau dan sampai sekarang para pendaki sering melihat sosok wanita itu kalau cahaya bulan tepat menyinari seluruh danau di malam hari" --" (yang penasaran silakan search ada di gugle). Ketika suasana semakin dingin maka kami memutuskan untuk tidur dan semuanya masuk ke dalam tenda. Semuanya menyelimuti diri dengan sleeping bag masing-masing. 

Setelah itu kurang lebih jam 11 atau jam 12 kami mendengar suara grasak grusuk suara orang di sebelah tenda kami, sebenarnya tidak ada orang yang mendirikan tenda dekat lokasi kami...

-end of Ranu Kumbolo part 1-

source:
pic 1 : arematravel.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Vent 130 - Banjarmasin : Flyover : Impact

Banjarmasin, sekarang ini sedang dalam tahapan upgrade kota. Salah satu hal yang di Upgrade adalah Lalu lintas Kota dengan di bangunnya flyover. Flyover dengan panjang kurang lebih 500m yang diperkirakan  akan menjulang tinggi di persimpangan Gatot / Jl. A Yani Km. 4-5 (Sedikit dampak positif dari hal ini yang bisa saya rasakan adalah macet sepanjang jalan itu). Proyek yang awalnya direncanakan selesai dalam 3 tahun (really??) ini sudah berjalan selama 1 tahun dan sekarang sedang terhambat. Dikarenakan Pemasangan Pipa permanen PDAM yang juga melintasi daerah itu tertunda. Pihak sana masih khawatir jikalau mereka mematikan suplay air ke kota dalam beberapa minggu maka pasokan air untuk pelanggan (khususnya Rumah sakit) akan terhenti juga. Apalagi didalam bulan yang suci ini pemakaian air lebih besar dari bulan-bulan lainnya jadi mungkin saja ini keputusan yang bijak bagi mereka.

ini nih sedikit picnya:




Dibawah ini jalur sementara buat pengendara: 

Hal Positif?” yang aku rasakan sendiri saat menyisiri kota ini adalah Panas, debu bertaburan, titik macet semakin banyak, dan entah apa cuma aku yang merasakan tapi beberapa pengendara disini memotong jalan tidak pernah melihat spion terlebih dahulu. Hingga aku sendiri merasa slogan “Biar lambat asal selamat” tidak cocok dipajang disini.  Ya gimana mau selamat kalau ga aware sama keselamatan sendiri coba. Intinya sekarang lalu lintas di sini sudah tidak cocok dengan saya dan saya akui itu.

Syukurlah tempat tinggalku bukan masuk daerah kota. Jadi bisa di bilang jauh dari kesemrawutan kota dan aku suka dengan tempat tinggalku (di luar Banjarmasin). Saking sukanya sampai aku lebih senang mengurung diri dirumah. Jadi sejak balik dari Malang kemarin aku sudah merasakan Aura rumah yang menenangkan (ini yang aku cari selama 1 tahun terakhir dan akhirnya kutemukan T.T ).  Dan mulai sekarang aku sudah mulai tidak suka yang namanya tempat hiburan/ tempat nongkrong/ tempat mangkir atau apalah sejenisnya.

Bebarapa tempat yang menarik perhatian ku, yaitu taman yang dibangun di Kamboja (dulunya pasar). Kemarin aku liat lumayan sih ada beberapa orang yang lagi bersantai dan ada juga yang hunting foto disana. Sayangnya kalau taman ini di tumbuhi pohon-pohon yang rindang pasti pengunjungnya akan bertambah (aku mencetuskan sendiri tempat ini sebagai alun-alun kota :)) hahaha). Kemudian Coffe Toffe di Taher Square (ini ajaib menurutku sih) dan satu lagi ternyata cfd? setiap hari minggu di depan sabilal tetap di buka (siap-siap buat minggu depan ngungsi kesana nih).

Jadi inti dari postingan hari ini adalah aku mulai tidak suka dengan suasana kota dan lebih mencintai rumah sendiri :p (kata temen ku mungkin ini dampak dari flyover XD ).


source:
pic 1 : www.pasti.co.id
pic 2 : www.skyscrapercity.com 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Vent 129 - After That two semesters

1 tahun telah berlalu di Malang dan akhirnya aku kembali lagi ke Banjarmasin. 


Cobaan di bulan puasa datang menghampiri pada saat kepulanganku menuju my hometown ini.
sebelumnya aku begadang biar ga ketinggalantravel malam aku yang di tinggal travel. Kata agen travelnya nomorku ga bisa di hubungi, tapi sinyal masih on aja sih. Terus syukur deh ada temen yang bantuin aku nyusul travel ke Singosari. Terjadilah macet di sepanjang jalan menuju Sidoarjo, hal ini sudah membuatku khawatir akan keberangkatan pesawat yang di jadwalkan 6.10 dan waktu check in yang harusnya jam 5.

Pukul 5.30 aku tiba di Juanda, Surabaya. Benar saja aku ketinggalan pesawat. Dengan berat hati aku membeli tiket lagi untuk penerbangan jam 9.20 (berat di Ongkos) . Agak ngantuk juga sih nunggunya. Sambil-sambil chatting nunggu di waiting room sebelum Boarding Pass.

Sesampai di Rumah ternyata saya lumayan cape juga. Beberapa hal telah berubah di rumah. ketika aku membuka pintu kamarku aku kaget ternyata kamarnya bersih (ga ada yang make).
setelah 1 hari aku lewati di Banjarmasin ternyata aku merasa ilfiil dengan hal ini.. 
bingung mau ngerjain apa disini. Pandanganku sudah berubah dari tahun sebelumnya yang biasanya up to something menjadi up to nothing. 

aku cuma melakukan apa untuk hari ini dan tidak terlalu memasang yang namanya Hope untuk hari esok.

sekarang sedang menikmati hujan, dengan situasi berbeda, kondisi berbeda, segalanya sudah berubah sejak 1 tahun yang lalu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Vent 128 - Mid-test

Sorry banget postingan kemarin-kemarin ngelantur ga jelas, soalnya temen yang posting.


Terus kali ini aku mau menulis apa aja yang terjadi beberapa hari ini. 

Pertama-tama UTS telah hadir! Apa yang terjadi di UTS hari pertama? hell banget dah! hahaha. Lancaaaaaaaarrr~ prose sudah lewat dengan aman kemudian di lanjutkan oleh Mandarin 2 (lancar lagii). 

Tapi yang paling bahaya adalah next day! siaall, uts drama kacau dah. Ada sesuatu yang mengganggu ku seharian dan akhirnya ga masuk-masuk pelajarannya. 

kemudian beralih ke hari minggu, aku ke kontrakan temen untuk mengambil buku phonology ternyata anak-anak di kontrakan pada sakit semua. Gara-gara itu aku jadi ikut ketularan. Tubuh memanas dan terkapar di Kontrakan ini. tapi ga lama juga cukup seharian aja besok hari senin aku sudah bisa loncat-loncat lagi.. :v

well masalah ku sekarang hanyalah ga ada hp! I haven't possesses this ultimate device for so long! bagi temen temen yang mau berhubungan dengan saya, saya sarankan menghubungi saya lewat twitter atau fb aja dulu yeh. 

Sekarang emang lagi ga pengan berhubungan dengan dunia luar. 
kayak peom Daffodils dulu deh karyanya William Wordsworth 

I wandered lonely as a cloud 
That floats on high o'er vales and hills

Aku harus menyusun diriku lagi dari awal, syukur saja tuhan mengingatkan ku pada diriku sendiri. 

Alhamdulillah

sehabis sembuh dari demam rasanya sudah lama banget ga makan nasi, terakhir 3 hari ini ga makan nasi (makan mie!) baru aja tadi makan nasi dan itu rasanya wah banget :D

ternyata kalau semuanya di hayati rasanya sampai ke hati (kagak kepikir bisa nulis kayak gini) 

Sekarang juga lagi blogging ditemani suara gemericik hujan :o 
oh iya sekali lagi bagi teman-teman Banjarmasin yang lagi merantau jauh di sana kalau kangen rumah dengerin aja radio banjar (streaming laa :v ) atau yang ga level sama streaming bisa langsung pesan tiket untuk pulang ke kampung halamannya yoo :D kakakakk

pesan kepada seluruh teman-temanku "tetap berjuang kawan!" :D

*mindset is doa, perjuangan adalah seni

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments